Yang Terjadi Jika Nyamuk tidak ada?

mosquito-3860900_1920

Apakah kita akan lebih baik tanpa nyamuk? apa yanb terjadi jika nyamuk tidak ada?

Bagaimana jika ada makhluk yang paling mematikan di bumi. Mereka menghisap darah mu dan menyebarkan penyakit, menewaskan hampir 1.000.000 orang setiap tahun.

Apakah aku berbicara tentang vampir? Singa? Gorila? Bukan, tidak satupun dari binatang itu yang mematikan. Aku sedang membicarakan tentang nyamuk. Apakah sebenarnya nyamuk ini mematikan?

Apa yang akan terjadi jika mereka semua menghilang? Apakah ras manusia akan lebih baik?

Mungkin kedengarannya tidak mungkin kalau binatang ini bisa mematikan. Tapi itu benar. Nyamuk menyebar penyakit seperti malaria, sakit kuning dan demam berdarah.

Mereka melakukannya dengan menggigit seseorang yang memiliki penyakit tertentu, dan kemudian menggigitmu dan menyuntikkan air liur mereka ke dalam tubuhmu. Air liur kemudian memasuki aliran darah, menyebabkan kamu untuk melakukan kontak dengan virus dan bakteri.

Dan bukan hanya manusia yang mereka tularkan. Hewan liar dan ternak di seluruh dunia sangat menderita oleh nyamuk. Hanya satu gigitan bisa berakibat fatal.

Jadi, apa yang terjadi jika nyamuk tidak ada?

jika nyamuk

Pertama kita harus mencari tahu persis berapa banyak nyamuk yang ada di dunia. Sulit untuk mencari tahunya. Diperkirakan bahwa ada 7 triliun nyamuk di Alaska. Baru di Alaska saja.

Yup, itu benar, Alaska. Karena pemanasan global, dan suhu laut meningkat, nyamuk dapat hidup di tempat-tempat seperti ini. Dan di seluruh dunia, ada triliunan nyamuk lainnya.

Ada beberapa cara kita bisa menyingkirkan mereka. Kelelawar memakan nyamuk tanpa risiko tertular apapun. Mereka bisa makan 600 nyamuk dalam satu jam, jadi jika kita punya cukup kelelawar, secara teori, mereka bisa secara efektif menghapus nyamuk di seluruh dunia.

Tapi kemudian, bagaimana kita bisa menyingkirkan miliaran kelelawar di langit? Oke, mungkin ini bukan ide terbaik.

Hal lain yang perlu kita pahami adalah bagaimana reproduksi nyamuk. Kamu mungkin berpikir mereka mengisap darahmu karena darahmu bagus dan mereka lapar. Tapi mereka melakukannya untuk larva mereka.

Atau kita bisa menghilangkan darah kita. Dan tunggu satu hari sampai mereka mati. Tetapi tanpa darah kita tidak bisa bergerak sama sekali. Oke mungkin bukan ide ini yang harus dipakai.

Daripada pilihan ini, kita mungkin bisa melepaskan nyamuk jantan yang dimodifikasi secara genetik, yang tidak menggigit, dan hanya dapat menghasilkan keturunan steril. Bisa memakan waktu beberapa dekade, tetapi dengan jumlah yang cukup nyamuk akhirnya akan diberantas.

Dengan begitu semua nyamuk punah, lalu apa yang akan terjadi selanjutnya? Yah, jutaan orang tidak akan sakit dan sekarat setiap tahun. Kamu bisa menikmati liburan di luar di musim panas tanpa takut digigit, dan hewan akan jauh lebih aman juga.

Tidak banyak hal buruk yang akan terjadi jika kita menyingkirkan semua nyamuk. Tapi bagaimana dengan lingkaran kehidupan secara keseluruhan?

Apakah nyamuk berkontribusi pada rantai makanan? Tentu, beberapa burung, kelelawar dan katak makan cukup banyak nyamuk, tapi mereka masih bukan bagian yang sangat penting dari rantai makanan lagi pula hewan ini akan bertahan tanpa nyamuk.

Apa menghilangkan nyamuk hal yang benar?

Kita harus ingat bahwa ada ribuan spesies nyamuk yang berbeda, tetapi hanya 6% dari mereka menggigit kita dan menyebarkan penyakit. Tidak hanya itu, tetapi ada beberapa teori bahwa nyamuk dapat membantu untuk melindungi hutan hujan Amazon.

Baca Juga 3 Tips Menurunkan Berat Badan

Karena mereka begitu mematikan dan menjengkelkan bagi orang yang mencoba untuk menebang hutan hujan sehingga mereka mengagalkan percobaan manusia untuk menebang hutan.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan