Tips Mengatasi Kebiasaan Menunda

child-3858368_1920

Seperti kebanyakan kebiasaan, kebiasaan menunda itu sangat mungkin untuk diatas. Berikut ini tips yang bisa membantu kamu menangani dan mencegah kebiasan menunda.

Pertama: Sadari bahwa kamu menunda

menunda

Kamu mungkin menunda tugas karena Kamu harus memprioritaskan kembali beban kerja Kamu. Jika Kamu sempat menunda sebuah tugas penting untuk alasan yang benar, maka Kamu tidak perlu menunda-nunda.

Namun, jika Kamu mulai untuk menunda pekerjaanmu tanpa batasan waktu atau beralih fokus karena Kamu ingin menghindari melakukan sesuatu. Jika benar, mungkin kamu melakukan hal ini sehingga membuatmu menunda.

  • Isi hari Kamu dengan tugas prioritas rendah.
  • Buat to do list dan tetap lakukan pekerjaanmu saat ini, meskipun itu penting.
  • Membaca email beberapa kali tanpa membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan dengan emailmu.
  • Mulai dengan melakukan pekerjaan dengan prioritas tinggi dan kemudian pergi membuat kopimu untuk bersantai sejenak.
  • Isi waktu Kamu dengan tugas yang tidak penting yang orang lain meminta Kamu lakukan, daripada mendapatkan tugas penting yang sudah ada di daftar Kamu.
  • Menunggu “suasana hati yang tepat, ” atau menunggu “waktu yang tepat ” untuk melakukan tugas.

Kedua: Cari tahu mengapa Kamu menunda

 

Kamu perlu memahami alasan mengapa Kamu menunda-nunda sebelum Kamu dapat mulai mengatasinya. Misalnya, Apakah Kamu menghindari tugas tertentu karena Kamu merasa membosankan atau tidak menyenangkan?

Jika demikian, segera ambil langkah pertama, sehingga Kamu dapat fokus pada aspek pekerjaan Kamu. Nanti Kamu menemukan hal yang menyenangkannya di tengah pekerjaanmu.

Manajemen yang buruk bisa menyebabkan penundaan. Orang yang terorganisir berhasil mengatasinya karena mereka menggunakan prioritas to-do list dan membuat jadwal yang efektif. Alat ini membantu Kamu mengatur tugas berdasarkan prioritas dan tenggat waktu.

Bahkan jika Kamu terorganisir, Kamu masih bisa merasa kewalahan oleh tugas. Mungkin Kamu memiliki keraguan tentang kemampuan Kamu dan khawatir tentang kegagalan. Sehingga Kamu menanggalkan pekerjaan dan mencari hiburan karena kamu yakin kalau kamu bisa menyelesaikan pekerjaannya.

Beberapa orang takut sukses sebanyak orang yang takut akan kegagalan. Mereka berpikir bahwa keberhasilan akan menyebabkan mereka dibanjiri dengan permintaan untuk mengambil lebih banyak tugas.

Anehnya, perfeksionis sebanding dengan procrastinators. Seringkali, mereka lebih suka menghindari melakukan pekerjaan karena tidak merasa mereka memiliki keterampilan yang harus dilakukan, daripada melakukannya dengan tidak sempurna.

Penyebab utama penundaan lainnya adalah pembuatan keputusan yang buruk. Jika Kamu tidak dapat memutuskan apa yang harus dilakukan, Kamu mungkin akan menunda  untuk mengambil tindakan jika Kamu melakukan hal yang salah.

Ketiga: Mengadopsi strategi anti-procrastinationmenunda

Penundaan adalah pola kebiasaan yang tertanam dalam perilaku. Ini berarti bahwa Kamu mungkin tidak bisa istirahat semalaman. Kebiasaan hanya berhenti menjadi kebiasaan ketika Kamu menghindari melatih mereka.

Jadi coba adopsi strategi dari orang-orang yang pernah berhasil mengalahkan kebiasaan menunda mereka.

  • Memaafkan diri sendiri untuk menunda-nunda di masa lalu. Studi menunjukkan bahwa pengampunan diri dapat membantu Kamu untuk merasa lebih positif tentang diri Kamu dan mengurangi kemungkinan penundaan di masa depan.
  • Berkomitmen untuk tugas. Fokus pada melakukan, bukan menghindari. Tulislah pekerjaan yang perlu Kamu selesaikan, dan tentukan waktu untuk melakukannya. Ini akan membantu Kamu untuk secara proaktif menangani pekerjaan Kamu.
  • Berikan hadiah ke dirimu sendiri. Jika Kamu menyelesaikan tugas yang sulit tepat waktu, Hadiahi diri Kamu dengan sesuatu. Seperti sepotong kue atau kopi dari kedai kopi favorit Kamu. Dan pastikan Kamu melihat betapa menyenangkan rasanya untuk menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu.
  • Mintalah seseorang untuk mengawasi kamu. Ajak temanmu bekerja sama. Jika Kamu tidak memiliki siapa pun untuk bertanya, kamu bisa memanfaatkan aplikasi reminder.
  • Just do it. Tangani pekerjaanmu segera setelah mereka muncul, daripada membiarkan mereka menumpuk di hari lain.
  • Meminimalkan gangguan. Matikan email dan media sosial Kamu, dan Hindari duduk di dekat televisi saat Kamu bekerja!
  • Mulai dari pekerjaan yang paling menyenangkan dari awal. Hal ini membantu kamu untuk menjaga moodmu tetap baik.

Baca Juga Kesedihan Bisa Meningkatkan Interaksi Sosial

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan