Rasa nyeri dan gangguan kurang tidur

Pernah di Bully Sebelumnya

Dampak kekurangan tidur yang berhubungan dengan rasa nyeri pada jutaan orang Amerika sangat luas. Masalah tidur adalah salah satu masalah yang populer mengingat jumlah orang Amerika yang menderita sakit. Pada tahun 2015 AmericaTM Poll menemukan bahwa 21 persen orang Amerika mengalami sakit kronis dan 36 persen memiliki rasa nyeri akut dalam seminggu terakhir yang disebabkan kurang tidur.

Mereka bergabung dengan mayoritas penduduk dewasa di Amerika, 57 persen orang mengalami nyeri, dan 43 persen lainnya melaporkan mereka bebas dari sakit.

Bagaimana rasa nyeri mempengaruhi tidur?

Nyeri memiliki hubungan denganstres dan kesehatan yang buruk. Nyeri adalah korelasi kunci yang membuat durasi tidur lebih pendek dan kualitas tidur yang lebih buruk. Tapi ada jalan untuk menyelesaikan masalah.

“Gap” tidur semakin kecil di antara mereka yang membuat tidur menjadi prioritas.

Rasa Nyeri adalah faktor kunci dalam kesenjangan antara jumlah tidur orang Amerika. Mereka mengatakan jumlah tidur yang mereka butuhkan tidak sebanding dengan jumlah tidur yang mereka dapatkan. Rata-rata mereka kurang tidur sebanyak 42 menit untuk mereka dengan rasa nyeri kronis dan 14 menit bagi mereka yang telah menderita dari rasa nyeri akut dalam seminggu terakhir.

Sebaliknya, tidak ada kekurangan tidur secara keseluruhan bagi mereka yang tidak memliki rasa nyeri. Tetapi secara signifikan orang dalam kelompok ini memiliki masalah tidur. Sekitar satu dari tiga orang dengan tidak ada rasa nyeri tidak selalu atau sering mendapatkan tidur malam yang baik atau tidur yang mereka butuhkan.

Mereka memiliki kesulitan untuk pergi tidur atau tertidur dalam seminggu terakhir. Masalah tersebut meningkat bahkan lebih tinggi di antara individu yang memiliki rasa nyeri kronis atau akut.

Bagaimana “Beyond” kurang tidur kamu?.

kurang tidur

Lakukan Self report terhadap kualitas tidur dan tingkat stres yang menekankan pada efek rasa nyeri saat tidur.

65 persen dari mereka yang tidak memiliki rasa nyeri dilaporkan baik atau sangat baik kualitas tidur mereka. Sementara hanya 45 persen dari mereka dengan rasa nyeri akut dan 37 persen dari mereka dengan rasa nyeri kronis melakukan hal yang sama.

Selain itu, 23 persen dari mereka dengan nyeri kronis melaporkan tingkat stres yang lebih tinggi, dibandingkan dengan 7 persen dari mereka yang tanpa rasa nyeri.

Mereka dengan rasa nyeri akut atau kronis lebih mungkin untuk memiliki masalah tidur yang berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka. Di antara orang yang telah mengalami kesulitan tidur dalam seminggu terakhir. Lebih dari setengah dari mereka dengan rasa nyeri kronis mengatakan kesulitan tidur mengganggu pekerjaan mereka. Berbeda dengan 23 persen dari mereka yang tanpa rasa nyeri.

Orang dengan rasa nyeri juga jauh lebih terganggu suasan hati mereka dibandingkan mereka yang tidak memiliki rasa nyeri. Kegiatan, hubungan dan kenikmatan hidup secara keseluruhan.

Baca juga pengaruh gangguan tidur terhadap sistem metabolisme

Orang dengan rasa Nyeri juga merasa kurang kontrol atas tidur mereka. Sementara nyeri kronis dan akut berhubungan dengan kehilangan perasaan ingin tidur. Survei menunjukkan bahwa rasa nyeri kronis adalah masalah yang sangat kuat. Penelitian menunjukan, hampir satu dari empat orang mengalami rasa nyeri kronis. Sementara 23 persen lainnya, mengatakan mereka telah didiagnosis dengan gangguan tidur oleh dokter. Hanya 6 persen orang yang terbebas dari rasa nyeri dan gangguan tidur secara utuh.

Penelitian ini dilakukan oleh National Sleep Foundation.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan