Melihat Samudera Selatan, Samudera Kelima yang Baru Ditemukan

samudera selatan

Baru baru ini peneliti baru saja menemukan samudera baru. Samudra tersebut diberi nama samudera selatan. Samudera yang disebut juga Samudra Antartika ini merupakan  badan air asin yang menutupi sekitar satu per enam belas dari total luas lautan di Bumi.

Samudera Selatan ini terdiri dari bagian bagian samudera dunia di selatan Pasifik, Atlantik, dan Hindia serta laut anak sungainya yang mengelilingi Antartika di Bawah 60 derajat LS. Samudra ini juga tidak terputus dari daratan benua lainnya. Penyempitan yang paling sempit di samudera ini adalah Lintasan Drake, sebesar 600 mil, di antara Amerika Selatan dan ujung Semenanjung Antartika.

Fisiografi Samudra Selatan

Luas Samudera Selatan mencakup 21.960.000 Km persegi, dan menampung sekitar 71.800.000 Km kubik air. Samudera ini memiliki kedalaman rata rata 3.270 meter dengan kedalaman maksimum 7.432 meter di Palung Sandwich Selatan.

Ada sebuah cekungan yang terletak di samudera ini, yang letaknya lebih jauh ke utara sedalam 4.500 meter. Anda dapat menentukan adanya cekungan ini dengan adanya kenaikan air dan jajaran bukit bukit abyssal. Terdapat juga dataran tinggi samudera yang naik dari cekungan hingga kedalaman 2.000 meter dan membentuk daerah yang agak datar. Ini seringkali tertutup oleh endapan sedimen yang relatif tebal.

Hidrologi dan Sumber Daya Hayati

Samudera Selatan
Sumber Gambar: Unsplash.com

Aliran arus air di Samudra Selatan sangat kompleks. Air di samudra ini dingin, dikarenakan oleh udara dingin, radiasi keluar, dan angin katabatic yang berasal dari Benua Antartika. Air dialirkan ke utara di sepanjang dasar laut dan digantikan di permukaan dengan volume yang sama dari air hangat yang mengalir ke selatan dari Samudera Hindia, Pasifik, dan Atlantik.

Baca Juga: Valve Akhirnya Hadirkan Steam Deck

Kondisi di samudera ini mendukung adanya kehidupan fitoplankton. Adapun Hewan di dasar laut zona dekat pantai, yaitu karang, bunga karang, dan bryozoa. Ada juga hewan seperti laba laba laut, kepiting, cacing annelida polychaeta, bintang laut, dan berbagai moluska lainnya.

Di dasar laut samudera ini dipenuhi dengan belut, siput laut, ikan ekor tikus, dan ikan codlike. Ada juga spesies ikan laut dalam yang terkenal di selatan Konvergensi Antartika, yaitu Barakuda dan ikan lentera.

 

 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan