Melihat Kehebatan Kopaska, Pasukan Elit Di Indonesia

Sumber Gambar: in.pinterest.com

Kopaska, Komando Pasukan katak merupakan pasukan elit khusus dalam satuan TNI. Pasukan elit yang satu ini merupakan pasukan dibawah kemantraan Tentara Negara Indonesia Angkatan Laut. Komando Pasukan Katak atau sering disebut dengan kopaska ini pertama kali didirikan pada tanggal 31 maret 1962 oleh Presiden Ir. Soekarno.

Pasukan ini terbagi menjadi tiga satuan komando, yaitu berada di Satuan Pasukan Katak Armada 1 di Pondok Dayung, Jakarta Utara. Satuan Komando Pasukan Katak Armada 2 di Ujung, Surabaya. Lalu Satuan Komando Pasukan Katak Armada 3 di Sorong.

Pasukan elit khusus ini mempunyai tugas yang sangat penting. Mereka bertugas untuk peledakan atau demolisi bawah air, termasuk sabotase atau penyerangan langsung ke kapal lawan. Mereka juga mempunyai tugas untuk menyabotase pangkalan musuh, torpedo berjiwa atau kamikaze, penghancuran instalasi bawah air, pengintaian, mempersiapkan pantai pendaratan untuk operasi amfibi yang lebih besar yaitu antiteror laut atau maritime counter terrorism.

Mereka juga terkenal dengan semboyannya yang berbunyi “ Tan Hana Wighna Tan Sirna “ ini berarti tak ada rintangan yang tidak dapat dilewati.

Rekrutmen Komando Pasukan Katak

Untuk menjadi salah satu bagian dari pasukan ini kamu harus menjalani tes dan rekrutmen yang ketat. Proses yang dijalani pun cukup panjang dan ini tentunya wajib diikuti oleh pelamar.

Setiap calon Kopaska adalah anggota TNI AL yang telah berdinas minimal 2 tahun di Kapal Perang Republik Indonesia, Pangkalan Angkatan Laut, Armada RI, Mabesal, atau Komando Lintas Laut Militer. Selanjutnya prajurit prajurit TNI AL harus mengikuti tes  meliputi tes Kesamaptaan atau kemampuan jasmani, tes ketahanan air, tes psikotes khusus, dan tes kesehatan khusus.

 Tapi ada hal yang paling penting sebelum mengikuti seleksi Kopaska, yaitu calon prajurit Kopaska harus mengikuti tes tanpa adanya paksaan dari luar. Karena sifat pendidikan ini bersifat khusus yang tentu saja membutuhkan dorongan tekad dan mental yang kuat untuk bisa lulus menjadi prajurit Kopaska.

Aksi Hebat Kopaska

Sumber Gambar: pinterest.com

Pada tahun 2005 terjadi peristiwa hebat yang dilakukan oleh pasukan elit Indonesia. Pada saat itu muncul ketegangan antara RI dan Malaysia di Blok Ambalat. Pemerintah RI yang saat itu sedang membangun mercusuar Karang Unarang. Upaya pembangunan ini selalu diganggu oleh Tentara Laut Diraja Malaysia dan Marine Police.

Karena munculnya gangguan tersebut komandan KRI pun meminta bantuan kepada personel Kopaska yang memang disiagakan disana. Serka Ismail meminta izin kepada Lettu Berny selaku komandan Tim Kopaska untuk meluncur ke kapal Malaysia.

Baca Juga : Mengenal Karakter Golongan Darah O

Serka Ismail menuju kapal dengan menggunakan motor boat bersama Serda Muhadi dan Kelasi Satu Yuli Sungkono. Ismail memerintahkan motor boat untuk melaju secara zig zag dengan kecepatan yang tinggi. Ini bertujuan agar perhatian anak buah kapal Malaysia pada motor boat, sementara itu Serka Ismail melompat dan berenang diam diam menuju kapal tersebut.

Tanpa diketahui oleh seseorang pun, Serka Ismail berhasil naik ke kapal dan langsung mendobrak pintu samping kapal. Ismail langsung mencari kapten kapal dengan nada tinggi dia membentak anak buah kapal Malaysia. Serka Ismail mengancam kapal tersebut dengan mengatakan akan memutuskan jangkar kapal jika tidak segera pergi dari wilayah Indonesia.

Akibat dari bentakkan Serka Ismail, kapal Malaysia langsung pergi, namun kapal kedua tetap tidak mau pergi dari wilayah tersebut. Lantas Serka Ismail dan tim lainnya langsung melaju ke kapal tersebut. Namun aksinya ini dihalangi oleh kapal tersebut. Namun Serka Ismail langsung menuju tali jangkar dan mengancam kapal tersebut, jika kapal tersebut tidak pergi maka jangkar ini akan diledakkan.

Sekali lagi, aksi ini pun berhasil dan membuat kapal Malaysia pergi dari wilayah tersebut.

 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan