Kokologi Volcano

KOKOLOGI

Kokologi adalah suatu permainan untuk mengetahui sifat serta karakter kamu, Kokologi secara harfiah berasal dari gabungan bahasa jepang (kokoro yang artinya adalah pikiran, semangat, perasaan) dan yunani (logia yang artinya adalah ilmu).

Kokologi merupakan sebuah permainan
psikologi untuk menyingkap emosi dan tingkah laku seseorang, kokologi diciptakan oleh ahli psikologi Jepang, Kokologi sendiri telah terjual lebih dari empat juta eksemplar di Jepang.

Berikut adalah tips bermain kokologi.

  1. Pilihlah suatu hal yang pertama kali muncul di kepalamu.
  2. Mainkan bersama orang lain
  3. Jangan berusaha mengira-ngira jawaban.
  4. Jujurlan dengan diri sendiri.
  5. Jangan membaca lembar jawaban lebih dulu.
  6. Jawablah yang sesuai dengan dirimu saat ini, bukan apa yang kamu inginkan tentang dirimu.

Untuk bermain Kokologi kali ini, kamu harus mengikuti langkah-langkah berikut.

kokologi gunung api

Bayangkan kamu sedang berdiri tidak jauh dari gunung api yang sedang meletus. Dari pilihan di bawah ini, mana yang memberikan penjelasan terbaik mengenai pikiran Anda saat menyaksikan peristiwa itu?
1. “Mungkin ini adalah cara alam memperingatkan kita untuk berhenti menghancurkan bumi.”
2. “Aku rasa tekanannya terlalu tinggi di dalam sana.”
3. “Wow! Pemandangan yang menganggumkan! Aku sangat terkesan!”
4. “Gunung meletus itu sudah wajar, biasa saja.”

Pikiran yang kamu bayangkan mengenai gunung api berhubungan dengan cara kamu bereaksi terhadap kekuatan yang bersifat meledak-ledak, khususnya kemarahan orang yang lebih berkuasa dari kita, seperti orang tua, bos, guru, pelatih, yang kadang-kadang melampiaskan kemarahannya pada kita.

Kokologi

1. “Mungkin ini adalah cara alam memperingatkan kita untuk berhenti menghancurkan bumi.”
Kamu mengetahui kapan harus bertanggungjawab atas kemarahan orang lain dan bersedia dipersalahkan. Sensitivitas dan sikap dewasa yang demikian membuat Kamu dapat menyelesaikan masalah apapun yang mungkin kamu timbulkan.

2. “Aku rasa tekanannya terlalu tinggi di dalam sana.”
Kamu melemparkan tanggungjawab terhadap masalah apa saja kepada orang lain. Lagipula, jika kamu pikir, kamu sedang melakukan sesuatu yang salah, tentu Anda akan segera tersadar dan tidak akan melakukannya, kan?

3. “Wow! Pemandangan yang menganggumkan! Aku sangat terkesan!”
kamu menerima kritik dengan reaksi positif. Tapi itu tidak berarti kamu menganggap enteng kritik tersebut. Pandangan yang baik sudah pasti membuat kesan yang baik pada pimpinan dalam jangka panjang setelah mereka lupa apapun yang diteriakkannya sebelumnya.

4. “Gunung meletus itu sudah wajar, biasa saja.”
Kata-kata kasar, kemarahan, dan kritik pedas tidak begitu mengganggu. Mungkin karena kamu tidak mendengarkannya. Tentu saja itu cara mudah mengurangi stress, tapi hal tersebut akan membuat kamu tidak pernah belajar dari kesalahan. Mungkin kamu harus mulai lebih memperhatikan semua suara dan kemarahan. Mungkin saja kemarahan tersebut menunjukkan sesuatu pada kamu

Ingat, kokologi ini sebuah permainan psikologis. Artinya tujuannya untuk seru-seruan namun bisa memberikanmu feedback. Bisa untuk mengkritik kesalahanmu atau mengimprovisasi kemampuanmu. Baik yang belum di sadari atau sebaliknya. Mungkin sudah kamu sadari namun tidak yakin saja.

Baca Juga Detective Random Analisa Tomohiro Nagatsuka

Kamu bisa mempercayai hasilnya atau tidak sama sekali. Aku memberitahu ini karena aku peduli sama kamu. Ya, gitu dong. Kamu harus senyum, mau hasilnya baik atau buruk jadikan refleksi diri dan gunakan untuk berimprovisasi.

Agar aku, kamu, kita semua bisa tumbuh bersama. Bukankah enak jika semua orang jadi versi terbaik dari dirinya? Yuk coba tes lainnya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan