Kenali Beberapa Penyebab Depresi Berikut

Gambar dengan teks depresi

Apakah Anda pernah bertanya apa yang menyebabkan seseorang mengalami depresi klinis? Mungkin Anda telah di diagnosis depresi berat, dan itu membuat Anda bertanya tanya kenapa seseorang dapat mengalami depresi.

Depresi adalah penyakit yang kompleks, tidak ada yang tahu persis apa penyebab depresi. Mereka yang mengalami depresi akan merasa diliputi oleh kesedihan dan kesepian tanpa alasan yang diketahui.

Apa Saja Penyebab Depresi?

Ada banyak peyebab depresi yang dialami oleh seseorang, antara lain sebagai berikut:

·         Penyalahgunaan

Penyebab depresi biasanya ditandai dengan efek trauma di dalam diri, atau bias ditandai dengan efek kecanduan akan sesuatu, oleh karena itu penyalahgunaan obat obatan, pelecehan fisik, atau seksual dapat menjadi penyebab utama terjadinya depresi.

·         Faktor Usia

Seseorang yang sudah berusia lanjut biasanya lebih rentan terhadap penyakit depresi, masa tua atau pension dapat menyebabkan kehilangan status sosial, kepercayaan diri, dan ini dapat meningkatkan resiko depresi, dan itu dapat diperburuk oleh fakktor lain seperti hidup sendiri, dan kurangnya dukungan sosial.

·         Obat Obatan Tertentu

Mengkonsumsi obat obat tertentu juga dapat meningkatkan resiko terjadinya depresi di dalam diri seseorang, seperti Isotretinoin (digunakan untuk mengobati jerawat), obat antivirus Interferon –alpha, dan kortikoseroid. Jadi jika anda didiagnosis depresi, atau tidak ingin meningkatkan resiko depresi dalam diri anda, maka hindari obat obatan tertentu yang dapat meningkatkan resiko terkena depresi.

·         Jenis Kelamin

Wanita sekitar dua kali lebih rentan mengalami depresi dari pada pria. Ini mungkin disebabkan oleh perubahan hormonal yang dialami oleh wanita pada waktu yang berbeda dalam hidup mereka yang mungkin memainkan peran lebih di kehidupan disbanding pria.

·         Faktor Genetik

Riwayat keluarga yang pernah mengalami depresi dapat meningkatkan resiko depresi. Depresi adalah penyakit yang kompleks, artinya mungkin ada banyak gen berbeda yang masing masing memberikan efek kecil, daripada satu gen tunggal yang berkontribusi terhadap resiko penyakit. Genetika depresi, seeperti banyak gangguan kejiwaan, tidak sesederhana atau sesederhana penyakit genetik murni seperti Huntington’s Chorea atau cystic fibrosis .

·         Peristiwa Tertentu

Bahkan peristiwa baik seperti baru memulai pekerjaan, lulus, atau menikah dapat menyebabkan depresi. Begitu juga dengan kehilangan pekerjaan atau penghasilan, bercerai, atau pensiun. Namun, sinrom depresi klinis tidak pernah hanya merupakan respons “normal” terhadap peristiwa kehidupan yang penuh tekanan.

·         Penyalahgunaan Zat

Hamper 30% orang yang mengalami masalah penyalahgunaan zat menglami depresi berat atau klinis. Bahkan jika obat obatan atau minuman berahkohol meneangkan pikiran anda dan membuat anda merasa lebih baik, mereka pada akhirnya akan memperburuk depresi.

Seseorang yang menglamai depresi pastinya akan sulit merasakan kebahagiaan. Kamu juga bisa membaca artikel tenantang kebahagiaan, untuk mengenal lebih dalam apa itu kebahagiaan.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan