Jika oksigen tiba-tiba hilang hanya 5 detik saja

gas-mask-469217_1920

Bayangkan jika oksigen di bumi menghilang. Hanya 5 detik aja? Tentu saja kamu tinggal menahan nafas sampai oksigen balik lagi. Tapi apa yang akan terjadi pada atmosfer? Apa yang akan terjadi pada lingkungan? Inilah yang akan terjadi jika dunia kehilangan oksigen hanya 5 detik.

Tarik nafas dalam-dalam dari hidung, keluarkan lewat mulut. Gimana rasanya? Apa yang kamu lakukan barusan adalah menghisap oksigen yang keberadaannya sekitar 21% di atmosfer kita. Meskipun bukan gas yang paling melimpah di atmosfer, tapi gas ini adalah yang paling penting. Tanpa oksigen, tanaman, hewan, air dan kita manusia tidak akan berada di tempat kita hari ini.

5 detik mungkin tidak terdengar seperti bencana besar bagi dirimu. Tapi sebagian besar dari dari makhluk hidup di bumi bisa hilang untuk selamanya. Tanpa oksigen 5 detik pernapasanmu akan tetap normal. Inilah yang terjadi di lingkungan sekitarmu jika oksigen hilang untuk 5 detik saja.

Struktur Beton Hancur jika oksigen tidak ada

jika oksigen

Hanya dalam 5 detik, bumi akan terlihat sama sekali berbeda. Tanpa oksigen, Kamu dapat mengucapkan selamat tinggal kepada Hoover Dam, Pantheon Dome dan hal lain yang terbuat dari beton. Struktur ini akan segera runtuh. Karena oksigen salah satu yang membuat mereka tetap merekat kuat.

Oksigen bertindak sebagai agen pengikat khusus untuk beton. Tanpa itu, beton hanya debu.

Berbicara tentang bangunan, setiap logam akan langsung menyatu bersama. Hal ini karena ada lapisan oksidasi pada logam yang mencegah mereka dari pengelasan alamiah. Tanpa lapisan itu, logam akan langsung mengikat satu sama lain.

Sinar Matahari Membakar Yang Ada Di Bumi

jika oksigen

Jika Kamu kebetulan bersantai di pantai pada waktu itu mengharapkan sengatan matahari yang menyenagkan tidak akan bisa. Lapisan ozon melindungi kita terhadap sinar UV matahari, terbuat dari oksigen. Ada tiga atom oksigen yang terikat untuk menciptakan ozon. Hilangnya oksigen kaan membuat bumi menjadi sangat panas. Tidak akan ada yang melindungi kita dari sinar UV matahari.

Selain terbakar sinar matahari, telinga bagian dalammu akan meledak. Kehilangan oksigen berarti kehilangan 21% tekanan udara. Perubahan tekanan udara yang drastis setara dengan berada di permukaan laut dan turun 2000 meter seketika. Telingamu tidak akan memiliki cukup waktu untuk beradaptasi.

Semua alat transportasi akan mati, kecuali yang menggunakan listrik

jika oksigen

Semua alat transportasi akan mati? Yah, jangan berharap untuk bertahan lama. Tanpa oksigen, tidak ada api dan proses pembakaran di kendaraan tidak akan dapat terjadi. Setiap moda transportasi yang tidak menggunakan listrik akan gagal secara otomatis. Pesawat akan jatuh dari langit, dan jutaan mobil akan mogok.

Langit gelap jika oksigen tidak ada

Langit akan menjadi gelap gulita. Cahaya dari matahari memantul dari beberapa partikel di udara. Tanpa oksigen di atmosfer, ada sedikit hal yang harus terpental, dan langit akan tampak gelap… hampir hitam.

Kerak bumi runtuh jika oksigen tidak ada

Oh ya, dan sementara semua ini terjadi, kerak bumi akan sepenuhnya runtuh. Itu karena kerak bumi terdiri dari 45% oksigen. Tanpa oksigen yang terlibat di permukaan tidak akan ada banyak yang tersisa. Kerak akan runtuh, dan terus runtuh sampai tidak ada yang tersisa, mengirim Kamu dan semua orang di planet ini menjadi jatuh bebas.

Baca Juga Cara Berehenti Berpikir Berlebihan

Terdengar seperti menyenangkan? Mungkin tidak. Tapi untungnya Kamu masih bisa bertahan dengan mengambil napas dalam-dalam. Terus kamu tersadar lingkunganmu sudah punah.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan