Jika Membuang Sampah Botol Plastik di Tempatnya

plastic-bottles-388679_1280

Kamu mungkin berpikir botol plastik yang kamu buang mungkin akan dikumpulkan di tempat penampungan sampah seperti bantar gebang lalu dimusnahkan. Tapi ternyata tidak begitu. Sekitar 62% botol PET (Polyethlene Terephthalate) di Indonesia dikumpulkan dan di daur ulang.

Sayangnya secara kesuluruhan Indonesia baru bisa mengumpulkan sampah plastik (termasuk kantong plastik dan produk lainnya) sekitar 9% saja. Padahal daur ulang botol PET ini sangat penting untuk menjaga ekosistem alam.

Tapi pernahkah kamu berpikir apa yang terjadi dengan botol plastik yang kalian buang di tempat sampah? Apakah mereka hanya dimusnahkan? Atau jika mereka di daur ulang, bagaimana prosesnya?

Inilah perjalanan botol plastik saat dibuang ke tempat sampah

Botol plastik

Setelah kamu membuang botol plastik ke tempat sampah. Petugas kebersihan akan mengumpulkannya ke tempat pengumpul sampah. Jika saat itu ada pemuluh mereka akan menjual botolnya ke pengumpul sampah. Rata-rata harga botol plastik sekitar 25 ribu/ 15 kilogram.

Setelah dari pengumpul, sampah ini akan dibawah lagi ke pengumpul yang lebih besar. Harganya naik dua kali lipat disini. Sampah tersebut akan dibawak ke usat daur ulang. Di indonesia pabrik daur ulang terbesar ada di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.  Kerjasama antara Veolia Indonesia dan Aqua.

Setelah di pusat-pusat daur ulang. Botol-botol kemudian disortir antara PET dan yang bukan. Dipisah mana yang masih layak mana yang tidak. Selain itu juga akan dipisah ring, label botol bahkan tutup botolnya.

Botol yang sudah disortir kemudian digiling hingga menjadi cacahan. Hasil dari cacahan ini lalu dibersihkan dari kotoran yang ada menggunakan air. Setelah dibersihkan hasil cacahan ini kemudian diolah menjadi rPET, yaitu bahan untuk membuat botol baru lagi.

Tapi apa yang terjadi dengan botol yang tidak layak untuk diolah kembali? Seperti botol yang berwarna, botol yang kotor atau lama terendam air, mereka akan dikirim ke pusat daur ulang lain. Bukan di daur ulang sebagai botol namun di daur ulang menjadi benda-benda lain. Seperti kursi plasti ataupun benda-benda lain yang bahannya dari plastik.

Baca Juga Detective Random Analisa Awan NKCTHI

Nah…. menarik bukan. Hanya dengan membuang sampah pada tempatnya kamu nggak hanya merawat ekosistem. Tapi kamu ikut menjaganya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan