Jenis-jenis buaya Yang Ada Di Indonesia

selamatkan-anak-pria-ini-duel-dan-gigit-kaki-buaya-1901304

Buaya merupakan reptil yang bertubuh besar dan sebagian besar hidupnya dihabiskan di air. Menurut para peneliti, buaya telah di hidup dari zaman purba dan tidak terlalu banyak berevolusi. Ada banyak jenis-jenis buaya yang ada di seluruh dunia.

Bahkan ada banyak penyebutan untuk hewan ini. Buaya, aligator, kaiman, gravial dan masih banyak lagi. Umumnya hewan ini tinggal di habitat sungai, danau, rawa dan lahan basah. Namun beberapa ada yang tinggal di air payau yaitu buaya muara atau buaya air asin.

Dalam bahasa inggris buaya disebut dengan crocodile. Nama ini serapan dari penyebutan orang Yunani terhadap buaya yang sering mereka lihat di sungai Nil. Serapan dari kata krokodilos, kroko artinya batu kerikil dan delios artinya cacing atau orang. Mereka menyebut buaya sebagai cacing bebatuan karena kebiasaan buaya yang sering berjemur di tepian sungai.

Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis buaya yang hidup. Hal ini terjadi dikarenakan iklim di Indonesia yang sedikit berbeda-beda sehingga beberapa jenis buaya bisa tinggal.

Inilah jenis-jenis buaya yang ada di Indonesia

Jenis-jenis buayaBuaya muara

Ukurannya bisa mencapai 7 – 8 meter, dan berat bisa mencapai 200 kilogram. Di Indonesia, buaya muara adalah buaya terganas dan terbesar. Buaya ini biasanya hidup di hulu sungai sampai ke laut. Sering juga disebut dengan saltwater crocodile oleh orang Australia karena mereka bisa hidup di laut atau air asin.

jenis-jenis buayaBuaya Siam

Disebut juga dengan buaya kodok oleh orang jawa, buaya apa kodok nih? Panjangnya mencapai 2 – 3 meter dan paling sering ditemui di Pulau Jawan dan Kalimantan. Buaya ini biasanya tinggal diperairan tenang, seperti rawa atau sungai tanpa arus.

Buaya Irian

Secara bentuk, buaya ini mirip dengan buaya muara namun ukurannya lebih kecil dan lebih gelap. Seperti namanya, habitat buaya ini ada di Irian. Buaya ini bisa hidup di air asin, namun berbeda dengan buaya murah mereka tidak terlalu sering berada di air asin.

Buaya Sapit

Sebenarnnya buaya sapit bukan dikategorikan dalam genus buaya. Nama latin hewan ini Tomistama bukan Crocodylus. Tapi karena perawakannya mirip dengan buaya, orang Indonesia menyebutnya dengan buaya.

Bentuk tubuhnya memiliki moncong runcing dan kecil namun bagian atasnya tidak terlalu bergerigi. Sayangnya jumlah buaya sapit sudah tidak terlalu banyak dikarenakan banyak perburuan dan kerusakan hutan.

Baca Juga Jokologi Terjun Payung

jenis-jenis buayaBuaya Darat

Nah jenis buaya ini paling banyak di Indonesia. Jika ada 250 juta rakyat Indonesia. Jenis buaya ini ada sekitar 120 juta, 5 jutanya sudah tobat. Biasanya buaya ini sering banget muncul dikalah kamu sedih dan bilang “Kamu lagi sedih ya, sini cerita sama aku”.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan