Detective Random: Benarkah Nobita Skizofrenia “Gila”?

kepoan.com-fakta-unik-doraemon-13-doraemon-hanya-khayalan-nobita-765x510

Siapa yang tidak tahu film Doraemon? Film yang lebih dari 50 tahun menemani masa kanak-kanak kita di dunia ini. Bahkan sampai sekarang film ini masih eksis dan digemari nggak hanya anak-anak tapi juga orang dewasa. Termasuk Detective Random sangat menyukai film ini, karena Detective Random mirip Dekisugi.

Nah kasus kali ini agak beda. Detective Random harus menyelesaikan kasus apakah Nobita di film Doraemon mengalami Skizofrenia atau masyarakat kita sering menyebutnya gila? Detective akan mengungkapkan kebenarannya.

Ya Benar sekali, Nobita mengalami Skizofrenia Paranoid yaitu kelainan dalam berpikir dan kelainan dalam meraskaan dan mempersepsikan lingkungan sekitarnya. Kenapa?

Kenapa Nobita bisa Skizofrenia Dari Detective Random

Detective Random

Stress

Seperti yang kamu ketahui bahwa Nobita merupakan anak yang bodoh dikelasnya dalam pelajaran. Bahkan dia bisa berturut dalam 0 dalam ujian yang akhirnya menyebabkan dia dimarah oleh pak guru. Nobita paling sering dihukum dengan beridiri di depan kelas dan hal ini sering membuat ia malu karena dikeawain teman-temannya.

Hal ini bisa membuat Nobita Stress, meski tak secara langsung meningkatkan resiko skizofrenia. Namun orang yang mengalami stress berkepanjangan akan mengalam gangguan mental akut.

Lingkungan

Nobita adalah korban bully dari Giant dan Suneo. Tak segan-segan selain membuat iri karena fasilitasi yang di dapatkan Suneo lebih dari Nobita. Giant sering kali membully Nobita dengan fisik seperti memukul dan memaksa Nobita bermain baseball.

Jika kalah Nobita akan dipukuli. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 4700 responden di Britania Raya. Anak yang menjadi korban bullying memiliki resiko lebih dari dua kali lipat mengalami Skizofrenia.

Gabungan antara inilah yang menyebabkan Nobita Skizofrenia. Masih belum percaya? Inilah ciri-ciri yang Detective temukan pada kasus Nobita.

Ciri-Ciri Skizofrenia yang dialami Nobita

Waham

Nobita merasakan Waham, tepatnya Waham Rujukan yaitu kepercayaan memiliki suatu benda yang penting yang ditujukan khusus untuk dirinya. Dalam kasus ini yaitu Doraemon. Ini juga didukung dengan perilaku yang sulit melakukan aktivitas rutin, emosi kurang stabil dan susah mengontrol keinginannya.

Halusinasi

Pertemuan pertama Nobita dengan Doraemon ketika Nobita sedang bersantai dirumah. Saat itu Nobita mendengar suara yang entah darimana. Kondisi ini bernama Halusinasi Auditorik yaitu mendengar suara yang bisa di dengar baik di dalam ataupun diluar kepala.

Kemudian Nobita benar-benar bisa melihat Doramon, di tahap ini Nobita mengalami Halusinasi Visual dan terus berkembang sampai benar-benar mengalami Halusinasi. Dalam artian Nobita merasakan suatu hal yang nyata namun sebenarnya tidak ada.

Baca Juga Kokologi Tornado

Kebenaran terungkap

Terus bagaimana dengan teman-teman Nobita yang melihat Doraemon secara langsung, apakah teman-temannya juga Skizofrenia?

Clue pertama ada di jam sekolah, Doraemon jarang sekali muncul di Sekolah dan hanya teman-teman dekat Nobita yang tahu tentang Doraemon.

Clue kedua, setiap akhir film Doraemon, selalu berakhir di kamar Nobita.

Kamu bukan melihat kejadian nyata, namun hanya imajinasi Nobita saja. Artinya kita semua menonton imajinasi Nobita di tiap episodenya.

Detective Random

Dengan begitu Detective Random nyatakan bahwa Nobita Skizofrenia Paranoid. Dengan ini kasus ditutup.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan