Gangguan Tidur dapat Mempengaruhi Metabolisme

102

Beberapa dari kmau mungkin khawatir tentang menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat tidur. Satu atau dua jam tambahan tidur pada hari Minggu bisa terasa seperti surga setelah kamu kerja dan melakukan kegiatan keluarga yang panjang. Kali ini aku ingin membicarakan tentang metabolisme.

Sebelumnya apakah Kamu tahu bahwa tidur lebih dari jumlah yang direkomendasikan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan Kamu?. Bagi kebanyakan orang dewasa, mendapatkan antara tujuh sampai sembilan jam tidur di malam hari adalah kondisi ideal.

Meskipun sebagian kecil orang benar-benar membutuhkan 10 jam, untuk kebanyakan orang dewasa tidur lebih jam dari jumlah yang disarankan dapat mempengaruhi kesehatan secara signifikan.  Selain itu, tidur secara teratur lebih dari jumlah yang disarankan dapat meningkatkan risiko obesitas, sakit kepala, sakit punggung, dan penyakit jantung.

Dan sebuah studidari National Sleep Foundation baru-baru ini menemukan bahwa oversleeping dapat menempatkan tubuh pada risiko pada masalah metabolik. Pelajari lebih lanjut tentang bagaimana tidur yang berlebihan dapat berdampak metabolisme Kamu. Apa pendapat para ilmuan?.

Dalam sebuah studi baru-baru ini, para peneliti menganalisis Kesehatan, sejarah medis, dan Total tidur pada sekelompok orang lebih dari 130.000 pria dan wanita usia 40 sampai 69 tahun. Dengan data ini, para peneliti dapat menghubungkan tidur kurang dari enam jam, serta tidur lebih dari 10 jam, berhubungan dengan kasus sindrom metabolik dan gejala terkait.

Memahami sindrom metabolik

Orang yang didiagnosis dengan sindrom metabolik memiliki setidaknya tiga dari gejala berikut. Lemak berlebih di sekitar tengah, hipertensi, rendahnya kadar HDL atau kolesterol “baik”, tingginya glukosa darah puasa dan kadar trigliserida tinggi. Dalam penelitian ini, 29 persen pria dianggap memiliki sindrom metabolik, sementara seperempat dari perempuan menunjukkan lebih dari itu.

Ada beberapa perbedaan mencolok antara jenis kelamin ketika berbicara tentang tidur dan metabolisme. Secara khusus, wanita yang tidur kurang dari enam jam semalam mungkin memiliki lemak perut lebih banyak daripada mereka yang tidur lebih lama. Sementara pria cenderung memiliki kedua pinggang yang lebih besar dan sindrom metabolik jika mereka tidur kurang dari enam jam.

Di sisi lain, wanita yang tidur 10 atau lebih jam memiliki risiko yang jauh lebih tinggi untuk sindrom metabolik, sedangkan pada pria itu berkorelasi dengan kadar trigliserida yang lebih tinggi juga.

Bahaya tidur terhadap masalah metabolisme

metabolisme

Bagi kebanyakan orang, perasaan kantuk berlebihan yang timbul bahkan jika mereka memenuhi rekomendasi tidur tujuh sampai sembilan jam semalam mungkin mencerminkan perubahan gaya hidup. baru-baru ini, misalnya jadwal kegiatan yang berubah, memaksimalkan performa, atau peningkatan latihan fisik.

Hal Ini juga bisa membuatmu mengalami gangguan seperti Sleep Apnea yang menghasilkan kualitas tidur yang buruk, membuat orang lelah di pagi hari. Tapi karena mungkin ada masalah kesehatan lainnya yang dialami. Termasuk Parkinson, depresi, kecemasan, infeksi dan gangguan gastrointestinal, jika Kamu mengalami kantuk berlebihan.

Jika kamu mengalami masalah yang sama. Tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 10 jam segera mencari bantuan professional. Dokter atau terapis bisa membantumu menghadapi masalah tidur ini. Penting untuk melakukan konseling kepada dokter ataupun professional dibidangnya.

Baca Juga Earth Hour 2020 yang Unik

Luangkan waktu untuk menggambarkan gejala Kamu secara rinci yang akan membantu mereka. Para profesisonal atau dokter akan mendiagnosis kondisi Kamu dan merekomendasikan pengobatan terbaik yang cocok untuk Kamu.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan