Asal Muasal Mukbang (Makan Banyak)

w580

Apa sih yang gak bisa dilakukan secara online di era saat ini? Bertatap muka online lewat aplikasi meeting, menulis online berbarengan lewat aplikasi document online bahkan makan pun online. Saat ini salah satu tren makanan yang sedang populer adalah mukbang.

Coba kamu bayangin dahulu kita untuk makan bareng bersama teman-teman saja harus menentukan jadwal di hari sebelumnya sambil membawa makanan sendiri-sendiri. Sementara saat ini kita bisa dengan mudah melihat dan makan bersama orang—orang yang ada di korea selatan sekalipun.

Nah buat kalian pencinta konten mukbang udah tahu belum mukbang itu apa? Karena beberapa orang Indonesia masih banyak kesalahan dalam mengartikannya. Mukbang di artikan makan banyak padahal bukan begitu.

Inilah Asal Muasal Mukbang.

Asal muasal Mukbang berasal dari bahasa korea yaitu Mukbang (먹방) gabungan antara kata meoknun (먹는) artinya makan dan bangson  (방송) artinya broadcasgt atau siaran. Jadi mukbang itu bermakna seseorang yang menayangkan aktifitasnya yang sedang makan dan biasanya disiarkan secara live.

Itukah kenapa konten dengan yang bertema mukbang biasanya nggak hanya menampilkan makanan apa yang dimakan namun juga orang yang memakannya. Di Korea Selatan sendiri konten bertema mukbang ini biasanya makanan dengan porsi yang banyak.

asal muasal mukbangItulah kenapa temen-temen yang di Indonesia menganggap bahwa arti mukbang itu makan besar atau makan banyak. Jadi mulai sekarang kalian udah nggak salah kira lagi tuh arti mukbang sendiri. Ingat ya mukbang itu makan yang disiarkan bukan makan banyak ya teman-teman.

Konten bertema mukbang ini nggak hanya di Korea loh di minati. Di Indonesia dan beberapa negara di dunia menyukainya loh. Konon bagi temen-temen yang ingin menurunkan berat badan konten ini sangat membantu.

Baca Juga Meme Tak Semudah Itu Ferguso

Melihat orang lain makan dengan jumlah yang banyak menurut mereka yang sedang diet membantu mereka untuk tidak harus mencicipi makanannya cukup menikmatinya lewat konten mukbang. Selain itu netizen yang budiman juga menganggap lebih baik mereka menonton orang makan dibandingkan konten prank yang kebanyakan menyakiti atau mempermalukan orang lain.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan