Apakah permainan asah otak benar-benar Efetif?

age-216925_1280

Dengan meningkatnya teknologi saat ini. Banyak aplikasi asah otak yang tersedia untuk setiap pengguna smartphone di luar sana.  Aplikasi untuk mengasah otak, seperti Lumosity atau elevate, sedang digunakan oleh puluhan juta orang di seluruh dunia. Tapi ketika ditempatkan di bawah pengawasan ilmiah, manfaat dari permainan asah otak ini ternyata menjadi kontroversial.

Misalnya, beberapa studi telah menemukan bahwa permainan asah otak meningkatkan “fungsi eksekutif, memori kerja, dan kecepatan pemrosesan” orang muda, sementara yang lain menikmati manfaat permainan tersebut untuk melestarikan kesehatan kognitif di manula.

Beberapa paper telah diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir. Mengidentifikasi aktivitas otak, keterampilan kognitif, dan kemampuan pengambilan keputusan orang dewasa muda, hanya untuk menunjukan bahwa permainan asah otak “tidak meningkatkan kognisi.”

Neuroscientist di Western University di Ontario, Kanada, mencoba untuk meneliti Apakah dugaan manfaat kognitif permainan asah otak bisa bermanfaat untuk aktifitas lain. Bobby Stojanoski, seorang ilmuwan penelitian di Brain and Mind Institute di Western University, adalah penulis utama makalah, yang diterbitkan dalam jurnal Neuropsychologia.

Menguji manfaat dari pelatihan otak

Stojanoski dan rekannyya menjelaskan dalam paper mereka bahwa kontroversi seputar manfaat kognitif aplikasi mengasah otak disebabkan oleh fakta sebagian besar studi belum memilih keterampilan kognitif yang tepat dan hasil yang konsisten.

Untuk memperbaiki hal ini, mereka menggunakan “a target training approach” di mana 72 peserta dilatih pada “dua tugas yang berbeda yang berhubungan dengan fungsi kerja memori.” Fungsi kerja memori mengacu pada kemampuan otak untuk mempertahankan informasi baru. Seperti nama baru, daftar belanja, atau nomor telepon dalam jangka waktu yang singkat.

Peserta terbagi menjadi dua bagian dalam dua eksperimen. Satu menguji memori kerja mereka dalam tugas tertentu bahwa mereka telah dilatih. Dan yang lainnya diuji pada aspek yang lain. Kelompok kedua tidak menerima pelatihan khusus.

Para peneliti membandingkan hasilnya antara kelompok yang dilatih sebelumnya dengan yang tidak menerima pelatihan apapun. Tetapi yang peserta diuji hanya pada tugas kedua.

Tidur, olahraga, teman lebih baik daripada aplikasi asah otak

asah otak

Para peneliti menemukan bahwa Skor tinggi pada permainan mengasah otak tidak meningkatkan aktifitas kerja otak.

Namun, ada hal lain yang dapat kamu lakukan untuk tetap melatih fungsi kerja otakmu secara signifikan. “Tidur lebih baik, berolahraga secara teratur, makan lebih baik, pendidikan yang tinggi.

Baca Juga Musik dan Efeknya Terhadap fokus

“Jika kamu mencari cara untuk meningkatkan kognitif mu, bukannya bermain video game atau bermain tes asah otak selama satu jam. Berjalan-jalan, joging, bersosialisasi dengan seorang teman. Ini adalah hal yang jauh lebih baik untuk mu. “

By Bobby Stojanoski

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

This Post Has One Comment

Tinggalkan Balasan