Apa Yang Terjadi Jika Bumi Berbentuk Kubus

439897-1000xauto-bumi-kubus

New York Times pernah memberikan cerita yang cukup menarik pada tahun 1884. Seorang astronom, yang hanya dikenal dengan nama, “Arndt” mengaku telah menemukan sebuah planet kubus. Tepat di luar orbit Neptunus.

Kurang dari 100 tahun kemudian, penemuan lain dibuat. Kali ini, oleh seorang pria yang tidak hanya menamai planet ini, tetapi juga memiliki peta, dan sketsa bentuk kehidupan alien.

Kita semua mempercayai semua planet bulat tetapi apakah kamu pernah bertanya-tanya mengapa? Mari kita mundur sejenak ke masa 4.500.000.000 tahun yang lalu. Sebuah awan besar, gas dan debu, yang disebut nebula, melebubr  membentuk bintang yang panas, melalui tarikan gravitasi, semua material tertarik, dan membentuk sebuah disk yang terus berputar.

Setelah beberapa tabrakan, matahari mudah tumbuh menjadi lebih besar, dengan pusat gravitasi yang kuat. Akhirnya terbentuk planet. Pada planet tertentu, gravitasi tarikannya sama besar seperti titik pusatnya. Hal inilah yang menyebabkan bentuknya bulat.

Karena bumi berbentuk bulat, dan daya tarik gravitasi yang sama di semua tempat. Inilah yang menyebabkan kamu bisa berdiri tegak selama ada di permukaan yang datar. Anda akan berdiri tegak dan tinggi. Tapi apa yang terjadi jika bumi berbentuk kubus?

Tarikan Gravitasi Berbeda

kubus

Jika bumi berbentuk kubus, bumi memiliki 6 titik pusat. Masing pusat berada di titik tengah di tiap sisinya. Jika kamu tinggal ditepian bumi, kamu akan merasa seperti berada di neraka. Semakin tepi artinya akan semakin berat. Bagian tepi bumi akan terasa seperti gunung yang curam.

Karena setiap wajah dari sisi kubus adalah pusatnya. Semakin jauh kamu dari pusat maka semakin kuat tarikan yang kamu rasakan. Kamu akan membutuhkan tenaga dua kali lipat.

Tepian Bumi Akan Tandus Jika Berbentuk Kubus

air laut

Lanskap sepanjang tepi bumi akan berbatu dan tandus, karena semua air akan berada di pusat titik bumi. Kualitas atmosfer di tepian bumi juga akan telalu tipis, bahkan sulit untuk mendukung kehidupan makhluk hidup.

Karena Kubus, Iklim Tergantung Perputaran Bumi

Iklim baru akan tergantung pada bagaimana bumi berputar. Jika berputar mengikuti sumbunya, maka iklimnya akan hampir sama dengan yang kita rasakan sekarang, bedanya hanya lebih ekstrem. Atas dan bawah akan polar, 4 sisi lainnya menikmati iklim khatulistiwa.

Namun, jika bumi berputar sesuai sudutnya, maka setiap sisi akan memiliki iklim sedang, kamu bisa mengucapkan selamat tinggal untuk suhu ekstrim dan curah hujan tinggi. Selamat tinggal juga dengan iklim khatulistiwa.

Kamu bisa ke luar angkasa dengan hanya berjalan

kubus

Karena atmosfer kita ditahan oleh gravitasi. Dan gravitasi akan menarik dari 6 pusat bumi. Artinya atmosfer akan lebih tebal dan kuat di pusat bumi dan lebih tipis di tepi bumi. Jika kita konversikan volume kubusnya sama seperti volume bumi bulat sekarang.

Baca Juga Mutiara Hitam Dari Brazil

Maka sudut bumi akan sangat tajam dan curam bahkan sudutnya akan keluar dari atmosfer. Jadi kamu bisa keluar angkasa dengan hanya berjalan ke sudutnya. Jangan lupa menyewa baju luar angkasa sebelum kesana.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan