Apa Sebenarnya Unicorn?

4-unicorn-di-indonesia-yang-perlu-kamu-tahu-sempat-jadi-topik-bahasan-di-debat-pilpres-2019

Beberapa tahun terakhir kamu pasti sering mendengar kata “Unicorn”. Terutama tahun lalu saat debat politik bahkan kedua pasangan calon menyebutkan tentang Unicorn. Nah apa sih sebenarnya Unicorn ini? Jangan-jangan banyak diantara kamu belum tahu apa arti Unicorn?

Aku yakin kamu yang membaca di Sampaikapan pasti udah pada tahu dengan kata ini, atau setidaknya pernah mendengarlah. Tapi aku sangat mewajarkan jika kamu baru sebatas mendengar tapi belum memahami lebih dalam mengenai istilah ini.

Nah Apa Sebenarnya Unicorn Itu?

apa sebenarnya unicornUnicorn yang lagi kita bicarakan bukan hewan mitologi yang berbentuk kuda ya. Tapi Unicorn merujuk pada perusahaan startup yang nilai valuasi perusahaannya mencapai USD 1 Miliar atau kira-kira setara dengan Rp. 140 Triliun. Selain Unicorn ada juga Decacorn yang nilai valuasi nya USD 10 Miliar dan Hectotorn nilai valusinya USD 100 Miliar.

Istilah ini pertama kali diucapkan Aileen Lee pendiri Cowboy Ventures saat ia berhasil membangun dataset teknologi pada tahun 2003 di Amerika Serikat. Ia mengungkapkan ada sekitar 39 perusahaan yang nilai valuasinya lebih dari USD 1 Miliar.

Nilai valuasi ini biasanya ditentukan berdasarkan persetujuan antara founder dan investor. Menimbang dari benchmark internal, kapabilitas founder/ co-founder, produk yang dipasarkan hingga potensi ke depan tentang produk dari perusahaan tersebut.

Sehingga nilai valuasi dari suatu startup merupakan bentuk refleksi dari semua komponen yang bernilai di perusahaan tersebut. Untuk mendapatkan nilai ini bisa dari investor pasar publik maupun swasta. Menurut Aileen Lee, rata-rata startup berhasil menjadi Unicorn di tahun ke tujuh.

Startup Unicorn di Indonesia

Nah apakah di Indonesia juga memiliki Unicorn? Tentu saja punya. Beberapa startup di Indonesia sudah masuk dalam kategori Unicorn loh. Bahkan beberapa ada yang kurang dari 10 tahun. Sudah tahu kamu perushaan apa saja?

Go-Jek paling menggemparkan saat itu ketika menjadi Unicorn setelah mendapatkan suntikan dana dari Google, Tencent dan JD. Selain Go-jek ada juga Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak.  Kita berdoa semoga semakin banyak startup dari Indonesia mencapai Unicorn bahkan yang lebih tinggi.

Baca Juga Cara Belajar Dirumah

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan