Apa Itu Depresi Berat (Major Depression)?

gambaran orang yang mengalami depresi berat

Perasaan putus asa yang terus menerus adalah tanda bahwa Anda mengalami depresi berat, atau yang dikenal dengan depresi klinis. Dengan mengalami depresi berat mungkin akan kita akan sulit makan, tidur, belajar, makan, dan melakukan aktivitas sehari hari.

Ada orang yang hanya mengalami satu kali depresi berat seumur hidupnya, sementara itu ada orang yang terus menerus mengalami depresi berat seumur hidupnya.

Depresi klinis kadang kadang dapat terjadi dari satu generasi ke generasi lainnya dalam keluarga, tetapi sering kali memengaruhi orang orang yang tidak ada riwayat depresi di dalam keluarganya.

Apa Itu Depresi Berat?

Beberapa orang pernah merasa sedih atau rendah di suatu titik dalam hidup mereka. Tapi depresi klinis ditandai dengan suasana hati yang tertekan hampir di sepanjang harinya, terutama di pagi hari, dan hilangnya minat dalam aktivitas dan hubungan normal. Gejala muncul setiap hari minimal 2 hari di setiap minggunya. Selain itu , menurut DSM-5 manual yang dilakukan untuk mendiagnosis kondisi kesehatan mental adalah dengan mengenali gejala depresi.

Siapa Saja yang Beresiko Mengalami Depresi Berat?

Depresi klinis memengaruhi 15,6 Juta Orang di Indonesia, dan hanya 8% yang berobat, dan data gangguan jiwa di Indonesia masih bertambah tiap tahunnya. Secara keseluruhan, antara 20% sampai 25% orang dewasa mungkin mengalami depresi berat di beberapa titik dalam hidup mereka.

Hampir dua kali lebih banyak wanita yang mengalami depresi berat dibandingkan dengan pria, perubahan hormonal selama masa pubertas, menstruasi, kehamilan, keguguran, dan menopause, dapat meningkatkan resiko.

Faktor lain yang dapat meningkatkan resiko depresi di dalam diri wanita adalah secara biologis termasuk peningkatan stress di rumah atau ditempat kerja, menyeimbangkan kehidupan karier dengan rumah tangga, dan merawat orang tua yang sudah menua. Membesarkan anak sendirian juga akan meningkatkan resikonya.

Apa Tanda Depresi Besar Pada Pria?

Tanda tanda depresi besar pada pria termasuk lekas marah, marah, atau penyalahgunaan obat obatan dan alkohol. Menekan perasaan negatif dapat mengakibatkan perilaku kekerasan yang diarahkan ke dalam maupun ke luar. Hal ini juga dapat meningkatkan resiko penyakit, bunuh diri, dan pembunuhan.

Bagaimana Depresi Didiagnosis?

Seorang professional kesehatan, seperti dokter dan psikiater Anda, akan melakukan evaluasi medismenyeluruh. Anda mungkin menerima skrining untuk depresi pada kunjungan dokter biasa. Profesional akan bertanya tentang riwayat psikiatri pribadi dan keluarga Anda untuk menyaring gejala depresi klinis.

Tidak ada tes darah, tes rontgen, ataupun tes laboratorium lain yang dapat digunakan untuk mendiagnosis depresi berat. Namun dokter mungkin akan melakukan tes darah untuk membantu mendeteksi gejala medis lain yang mirip dengan gejala medis depresi berat. Misalnya, hipotiroidisme dapat menyebabkan beberapa gejala yang sama seperti depresi, seperti halnya penggunaan dan penyalahgunaan alkohol atau narkoba, beberapa obat , dan stroke.

Bagaimana Depresi Berat Diobati?

Depresi mayor atau depresi klinis adalah penyakit yang serius tapi dapat diobati. Tergantung pada tingkat keparahan gejala, dokter perawatan primer atau psikiater Anda dapat merekomendasikan pengobatan dengan obat antidepresan . Mereka mungkin juga menyarankan psikoterapi, atau terapi bicara, di mana Anda mengatasi keadaan emosional Anda.

Terkadang, obat lain ditambahkan ke antidepresan untuk meningkatkan efektivitasnya. Obat-obatan tertentu bekerja lebih baik untuk beberapa orang. Mungkin perlu bagi dokter Anda untuk mencoba obat yang berbeda pada dosis yang berbeda untuk menentukan obat mana yang paling cocok untuk Anda.

Ada pilihan pengobatan lain untuk depresi klinis – seperti terapi kejang listrik, juga disebut ECT atau terapi kejut – yang dapat digunakan jika obat terbukti tidak efektif atau gejalanya parah. Perawatan lain untuk depresi yang sulit diobati termasuk ketamin intranasal atau stimulasi magnetik transkranial (TMS)

Apakah setelah membca ni anda memahami apa itu depresi berat? Kalau begitu mari baca artikel dibawah ini untuk mengatasi kesehatan mental kalian.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Postingan Terkait

Tinggalkan Balasan