Seringkali kita menjumpai lingkungan di sekitar kita yang terdapat sampah berserakan dan tidak diperhatikan dengan baik oleh masyarakat dan pemerintah. Sampah tersebut tentu menjadi permasalahan kebersihan bagi lingkungan tersebut.

Masalah yang dapat ditimbulkan antara lain adalah bau busuk yang mencemari udara segar, pemandangan menjadi tidak indah, dan yang paling parah dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang bisa menjangkit masyarakat sekitar sampah tersebut.

Permasalahan kebersihan ini seperti sudah menjadi permasalahan turun menurun yang hingga kini tidak terpecahkan solusinya. Berbagai macam upaya telah dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat, namun selalu saja hasil akhir berupa kebersihan tidak juga menjadi nyata.

Dibandingkan dengan negara tetangga yang sudah lebih sedikit mampu mengelola kebersihan dengan baik seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Indonesia justru masih jauh tertinggal dari mereka mengenai persoalan ini.

Padahal jika dibandingkan dengan negara tetangga, negara kita tidak kekurangan “sumber daya manusia cerdas” yang setiap tahun diproduksi melalui universitas-universitas di Indonesia. Namun dengan kekayaan “sumber daya manusia cerdas” ini Indonesia masih belum mampu untuk menyelesaikan persoalan ini.

Dan “Kenapa ?” menjadi kata yang harus muncul dan dijawab serta diberikan solusi secepat mungkin oleh pengambil kebijakan maupun masyarakat untuk menyelesaikan permasalah kebersihan ini demi menggapai lingkungan bersih yang ramah bagi keluarga masyarakat Indonesia.

Menurut pandangan penulis ada beberapa hal yang menjadi masalah sehingga permasalahan kebersihan ini sulit untuk diterapkan di negeri kita.

Alasan kebersihan Indonesia masih kurang

kebersihanKetidakpatuhan masyarakat

Sudah menjadi rahasia umum bahwa masyarakat kita sering melanggar kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah maupun peraturan yang ditetapkan oleh masyarakat itu sendiri. Hal ini seperti telah membudaya di masyarakat kita.

Persentase kepatuhan masyarakat yang sangat rendah ini turut menyebabkan persentase masyarakat yang patuh terhadap aturan beralih menjadi tidak patuh dikarenakan ketidakpedulian masyarakat yang lain terhadap aturan.

Jika terus dibiarkan seperti ini maka permasalahan kebersihan akan sangat sulit untuk ditanggulangi, karena masyarakat yang menjadi faktor utama dalam kesuksesan menanggulangi permasalahan kebersihan ini.

Ketidaktegasan pengambil kebijakan

Selain dari faktor ketidakpatuhan masyarakat, faktor ketidaktegassan pengambil kebijakan juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Melalui kebijakan yang tegas dan menerapkan sangsi tegas, tentu permasalahan kebersihan akan dengan mudah terselesaikan.

Mari kita amati contoh berikut: ketika warga Indonesia yang berkunjung ke negara tetangga Singapura yang menerapkan aturan tegas mengenai kebersihan, warga Indonesia tersebut ikut patuh terhadap aturan tersebut karena menghindari hukuman yang akan diberikan jika melanggar, padahal jika di Indonesia dia dengan mudahnya melanggar peraturan kebersihan yang ada karena menganggap hukuman dari pelanggaran aturan tidak akan diterapkan sepenuhnya.

KebersihanPendidikan yang masih rendah dan belum merata

Faktor ketidakpatuhan masyarakat dan ketidaktegasan pengambil kebijakan dapat dihindari apabila masyarakat dan para pengambil kebijakan memiliki taraf pendidikan yang baik. Pendidikan yang baik tentu akan mengajarkan tentang manfaat luar biasa yang dapat diperoleh dari lingkungan yang bersih.

Lingkungan yang bersih dapat menghasilkan udara segar, dari udara segar ini dapat menimbulkan lingkungan yang asri. Dari lingkungan yang asri ini dapat menenangkan pikiran, dan memberi kenyamanan bagi keluarga yang tinggal di sekitaran lingkungan tersebut.

Resep Hidup Abadi

Sehingga terbentuklah keluarga yang sehat dan jauh dari penyakit. Seandainya semua orang menyadari ini tentu tidak akan kita temukan permasalahan kebersihan di kemudian hari.

Jadi mau sampai kapan kita tinggal di lingkungan yang tidak bersih ?

Author Imaduddin Asy-Syaukani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here